Mengenai sejarah asal-usul Desa Serampingan sebagai data yang akurat sampai saat ini belum bisa ditemukan yang pasti namun berdasarkan penuturan dari seorang pemuka masyarakat yang bernama : I Gusti Putu Winaya (Almarhum) mengatakan mengenai sejarah asal-usulnya Desa Serampingan.
Berdasarkan penuturannya yang pernah dibaca sebuah lontar yang disimpan di puri Kabo-Kabo Kediri, dimana dikatakan Serampingan ini dulunya adalah merupakan suatu wilayah hutan yang angker dengan ditumbuhi berjenis-jenis pepohonan. Pada suatu saat ada seorang arya Belog (Arya Tanwikang) Berarya Kemperan datang menyapu hutan yang angker tersebut, sampai di tengah hutan tersebut dia menemui suatu lokasi yang sangat harum baunya, atas keharumannya itu di sana memuja dan langsung mendirikan pura yang sampai sekarang pura itu bernama Pura Alas Arum, terletak di pertengahan Desa berdasarkan penuturannya itu di simpulkan Desa Serampingan berasal dari suku kkata “Seram-Tanpa-Ingan” digabungkan menjadi Serampingan. Nama Dusunnya berasal dari nama pepohonan yaitu : Br. Waru, Br. Wani, Br. Jemberana dan sebagian Dusun/Banjarnya berasal dari asal penduduknya yaitu : Br. Munggu, Br. Jeroan, Br. Cemagi, Br. Kaba-Kaba, Br. Baleagung.
Jadi kesimpulannya wilayah Desa Serampingan adalah merupakan Desa Transmigrasi. Demikan informasi mengenai sejarah singkat dan asl-usul nama Desa Seranpingan.Mengenai sejarah asal-usul Desa Serampingan sebagai data yang akurat sampai saat ini belum bisa ditemukan yang pasti namun berdasarkan penuturan dari seorang pemuka masyarakat yang bernama : I Gusti Putu Winaya (Almarhum) mengatakan mengenai sejarah asal-usulnya Desa Serampingan.
Berdasarkan penuturannya yang pernah dibaca sebuah lontar yang disimpan di puri Kabo-Kabo Kediri, dimana dikatakan Serampingan ini dulunya adalah merupakan suatu wilayah hutan yang angker dengan ditumbuhi berjenis-jenis pepohonan. Pada suatu saat ada seorang arya Belog (Arya Tanwikang) Berarya Kemperan datang menyapu hutan yang angker tersebut, sampai di tengah hutan tersebut dia menemui suatu lokasi yang sangat harum baunya, atas keharumannya itu di sana memuja dan langsung mendirikan pura yang sampai sekarang pura itu bernama Pura Alas Arum, terletak di pertengahan Desa berdasarkan penuturannya itu di simpulkan Desa Serampingan berasal dari suku kkata “Seram-Tanpa-Ingan” digabungkan menjadi Serampingan. Nama Dusunnya berasal dari nama pepohonan yaitu : Br. Waru, Br. Wani, Br. Jemberana dan sebagian Dusun/Banjarnya berasal dari asal penduduknya yaitu : Br. Munggu, Br. Jeroan, Br. Cemagi, Br. Kaba-Kaba, Br. Baleagung.
Jadi kesimpulannya wilayah Desa Serampingan adalah merupakan Desa Transmigrasi. Demikan informasi mengenai sejarah singkat dan asl-usul nama Desa Seranpingan.